PUSATBERITA – Salah satu negara tetangga Indonesia tengah menghadapi lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) dalam beberapa waktu terakhir. Otoritas kesehatan setempat mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk kembali disiplin menggunakan masker, terutama di ruang publik dan area dengan ventilasi terbatas.
Kenaikan kasus ini dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah perkotaan yang padat penduduk. Pemerintah setempat menyatakan peningkatan tersebut dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang tinggi serta rendahnya deteksi dini pada tahap awal penyebaran.
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru dan dapat menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin. Karena itu, penggunaan masker dan penerapan etika batuk menjadi langkah pencegahan yang kembali ditekankan.
Baca Juga.
Kebakaran Hebat Landa Pasar Rebo Purwakarta, Petugas Terus Berupaya Jinakkan Si Jago Merah
Selain imbauan penggunaan masker, otoritas kesehatan juga menggencarkan pemeriksaan dini serta kampanye pengobatan tuntas bagi penderita TBC. Masyarakat diminta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, penurunan berat badan, dan keringat malam.
Lonjakan kasus di negara tetangga ini menjadi perhatian kawasan, termasuk Indonesia, mengingat tingginya mobilitas antarnegara. Pemerintah diimbau untuk memperkuat sistem pengawasan kesehatan serta meningkatkan edukasi masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan TBC.
Dengan langkah preventif yang konsisten, diharapkan penyebaran penyakit ini dapat ditekan dan angka kasus kembali terkendali.
