Medan, 22 Februari 2026 – Pemerintah Kota Medan resmi memulai program revitalisasi salah satu pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut pada Minggu pagi. Program ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Wali Kota Medan dalam sambutannya mengatakan bahwa perbaikan akan difokuskan pada penataan ulang kios, perbaikan saluran air, serta peningkatan sistem kebersihan dan keamanan. Revitalisasi ini ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan tanpa menghentikan aktivitas jual beli secara total.
Sejumlah pedagang mengaku menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka berharap kondisi pasar yang lebih tertata dapat menarik lebih banyak pengunjung. “Kalau tempatnya bersih dan rapi, pembeli pasti lebih nyaman,” ujar salah seorang pedagang sembako.
Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga akan memberikan pelatihan digitalisasi kepada pedagang agar mampu memasarkan produk melalui platform daring. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern.
Program revitalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat sektor usaha mikro dan kecil sebagai tulang punggung perekonomian kota.

