Jakarta / Medan, 21 Februari 2026 —
Indosat Ooredoo Hutchinson menyatakan bahwa jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Sumatra Utara, telah kembali beroperasi secara normal setelah terganggu akibat banjir dan longsor beberapa bulan lalu. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Jumat (20/2/2026) oleh SVP Head of Network Operation Indosat, Raden Tofan.
Menurut Indosat, seluruh titik jaringan yang rusak akibat bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kini pulih 100% sejak awal Januari 2026, memastikan masyarakat di daerah terdampak tetap terhubung menjelang masa libur Lebaran dan kegiatan sosial lainnya.
Perusahaan juga memprediksi peningkatan trafik telekomunikasi mencapai sekitar 18 % selama periode libur Lebaran, terutama di jalur mudik utama yang mencakup rute tol, jalur non-tol, dan jalur kereta api, sekaligus titik strategis lainnya di Indonesia.
Pemulihan jaringan ini menjadi bagian penting dari upaya normalisasi kehidupan pascabanjir yang sebelumnya menyebabkan gangguan besar dalam layanan komunikasi, memudahkan warga, pengungsi, dan tim relawan dalam berkoordinasi serta mendapatkan informasi.

