PUSATBERITA – Rasa haus berlebihan saat berpuasa sering kali menjadi tantangan terbesar, terutama saat cuaca panas atau aktivitas padat. Banyak orang mengira penyebabnya hanya karena kurang minum saat sahur dan berbuka, padahal pola makan juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Baca Juga.
Ramadan Penuh Ujian bagi Ammar Zoni, Jalani Ibadah di Tengah Proses Hukum
Berikut tujuh kebiasaan makan yang perlu diperhatikan agar puasa tetap lancar tanpa rasa haus berlebihan:
1. Kurang Minum Air Putih
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dua gelas saat sahur). Hindari menunda minum hingga mendekati waktu imsak saja.
2. Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Asin
Makanan tinggi garam seperti gorengan, camilan kemasan, atau lauk asin dapat memicu rasa haus lebih cepat karena menarik cairan dari tubuh.
3. Konsumsi Makanan Terlalu Pedas
Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi bisa meningkatkan suhu tubuh dan memicu rasa haus berkepanjangan.
4. Minuman Berkafein Berlebihan
Kopi dan teh bersifat diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
5. Kurang Buah dan Sayur
Buah seperti semangka, melon, jeruk, dan sayuran berair membantu menjaga hidrasi lebih lama karena mengandung banyak air dan serat.
6. Makan Terlalu Manis Saat Sahur
Makanan dan minuman manis dapat meningkatkan gula darah dengan cepat lalu turun drastis, memicu rasa haus dan lemas.
7. Porsi Berlebihan Saat Sahur
Makan terlalu banyak sekaligus membuat metabolisme bekerja lebih keras dan bisa mempercepat rasa haus di siang hari.
Ahli gizi menyarankan untuk memilih makanan seimbang saat sahur, terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta cukup cairan. Selain itu, menghindari paparan panas berlebihan dan menjaga aktivitas tetap terkontrol juga membantu tubuh lebih nyaman selama puasa.
