Jakarta, 19 Februari 2026 – Pemerintah Indonesia resmi memperluas program pemasangan panel surya atap bagi rumah tangga di berbagai kota besar. Program ini ditargetkan mampu menambah kapasitas energi terbarukan nasional hingga 1.200 megawatt dalam dua tahun ke depan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa skema baru akan memberikan insentif berupa potongan biaya pemasangan hingga 40 persen bagi masyarakat berpenghasilan menengah. Selain itu, proses perizinan kini dibuat lebih sederhana melalui sistem digital terpadu.
Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta menekan emisi karbon. Pemerintah juga menggandeng sejumlah perusahaan lokal untuk memproduksi panel surya dalam negeri guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Sejumlah warga di Jakarta dan Surabaya menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai penggunaan energi surya dapat membantu menekan biaya listrik bulanan sekaligus mendukung gerakan ramah lingkungan.
Program ini akan dimulai secara bertahap pada Maret 2026 dengan prioritas wilayah perkotaan yang memiliki konsumsi listrik tinggi.

