PUSATBERITA.INFO – Menteri Perhubungan (Menhub) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara 11 bandara perintis di wilayah Papua menyusul insiden penembakan yang terjadi di sekitar area penerbangan. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan penumpang, awak pesawat, serta petugas bandara.
Penutupan sementara tersebut bersifat preventif sambil menunggu situasi keamanan kembali kondusif. Menhub menegaskan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama, terutama di wilayah perintis yang memiliki tantangan geografis dan keamanan tersendiri.
Baca Juga.
Modus Baru Narkoba Lewat Vape, Ancaman Serius bagi Remaja
Sejumlah bandara perintis di Papua selama ini berperan penting sebagai jalur transportasi utama masyarakat, khususnya untuk distribusi logistik, layanan kesehatan, dan mobilitas warga antarwilayah. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan operasional bandara dapat kembali dibuka secepatnya.
Pihak Kementerian Perhubungan juga menyampaikan bahwa evaluasi keamanan dilakukan secara menyeluruh, termasuk penguatan pengamanan di area bandara dan jalur penerbangan perintis. Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi terkait pembukaan kembali bandara.
Langkah penutupan ini diharapkan dapat mencegah risiko lanjutan sekaligus menjamin keamanan penerbangan di Papua hingga kondisi dinyatakan aman.
