PUSATBERITA – Otoritas Bandara Internasional Juanda memperketat pengawasan terhadap penumpang sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Nipah, penyakit zoonosis yang menjadi perhatian kesehatan global. Pengetatan ini dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan tambahan serta peningkatan koordinasi dengan instansi terkait.
Petugas kesehatan bandara terlihat melakukan pemantauan kondisi penumpang, termasuk pemeriksaan suhu tubuh dan skrining awal bagi pelaku perjalanan dari wilayah berisiko. Langkah ini bertujuan mendeteksi dini potensi gejala penyakit sekaligus memastikan keselamatan penumpang.
Pihak pengelola bandara menyatakan kebijakan ini bersifat preventif, bukan karena adanya kasus terkonfirmasi di wilayah setempat. “Kami mengutamakan pencegahan dan kesiapsiagaan agar potensi penularan dapat diminimalisir,” ujar perwakilan otoritas bandara.
Baca Juga.
Gempa Kuat Menggoyang Pacitan, Warga Panik Berlarian ke Tempat Aman
Selain pemeriksaan langsung, sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan kesehatan juga diberikan kepada penumpang. Maskapai serta petugas darat turut dilibatkan dalam prosedur pengawasan untuk memperkuat sistem deteksi dini.
Pengamat kesehatan menilai langkah ini sebagai bentuk kewaspadaan yang tepat, mengingat mobilitas internasional berperan besar dalam penyebaran penyakit menular. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar respons tetap cepat dan terukur.
Bandara Juanda mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondisi tubuh, serta segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami gejala mencurigakan saat bepergian.
