PUSATBERITA – Banjir yang melanda Ibu Kota masih belum sepenuhnya surut. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menunjukkan bahwa 29 Rukun Tetangga (RT) di sejumlah wilayah masih terendam air, meskipun hujan sudah berkurang sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan informasi itu dihimpun hingga pukul 04.00 WIB, Sabtu (31/1/2026). Titik banjir terbanyak masih berada di Jakarta Timur, sementara beberapa wilayah lain juga masih terdampak.
Baca Juga.
Jokowi Tepis Isu Gibran Bakal Maju Capres 2029: Sudah Jelas Prabowo–Gibran Dua Periode
Daftar RT yang Terendam
Berikut sebaran RT yang masih terendam menurut data BPBD:
📍 Jakarta Selatan (1 RT)
- Kelurahan Pejaten Timur: 1 RT – ketinggian air sekitar 20 cm
📍 Jakarta Timur (terbanyak)
- Sejumlah RT di kelurahan seperti Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Marunda tercatat masih terdampak banjir. Total ratusan warga terdampak di wilayah ini.
📍 Wilayah Lain
Data rinci untuk RT lainnya dan ketinggian air keseluruhan masih dipantau oleh petugas BPBD di lapangan.
Lokasi Pengungsian Warga
BPBD DKI Jakarta juga mencatat sejumlah titik pengungsian bagi warga yang rumahnya kebanjiran, antara lain:
- Kelurahan Bidara Cina: GOR Otista, SDN 05 dan aula masjid setempat menampung total ratusan jiwa.
- Kelurahan Kampung Melayu: Sekolah dan masjid menjadi tempat mengungsi ratusan warga.
- Kelurahan Marunda: Masjid Nurul Jannah menjadi salah satu lokasi penampungan.
Penyebab dan Kondisi Umum
Hujan deras yang turun di sebagian besar wilayah Jakarta serta kondisi sungai dan drainase yang masih tinggi membuat genangan air sulit surut cepat. Beberapa titik genangan juga dipicu oleh luapan sungai di kawasan Jakarta Timur.
Meski telah ada penurunan jumlah RT yang terendam jika dibandingkan hari-hari sebelumnya, kondisi ini menunjukkan tantangan besar penanganan banjir Jakarta tetap berlanjut. Koordinasi dan upaya penanganan dari BPBD dan instansi terkait terus dilakukan untuk mempercepat surutnya banjir dan membantu warga terdampak.
