Medan, Sumatra Utara — Cuaca di Sumatra Utara pada Kamis, 29 Januari 2026 diperkirakan tidak stabil dengan potensi hujan di berbagai wilayah, menurut prakiraan cuaca terbaru yang dirilis BMKG. Warga diimbau untuk menyesuaikan rencana harian terutama yang berkaitan dengan aktivitas luar ruang serta perjalanan jauh.
Sementara itu, solidaritas masyarakat terhadap dampak bencana terus berlangsung. Di Jakarta, kelompok masyarakat asal Sumut menggelar kegiatan lari pagi amal untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir besar yang beberapa waktu lalu melanda kampung halaman mereka. Event ini menggabungkan semangat solidaritas dengan promosi gaya hidup sehat, dan hasilnya akan disalurkan untuk bantuan kepada warga terdampak.
Di sisi lain, data terbaru menunjukkan bahwa sejumlah desa di Sumatra Utara ikut hilang akibat dampak banjir dan tanah longsor, di mana wilayah-wilayah itu kini berubah menjadi alur sungai dan tidak lagi tersisa sebagai desa berpenghuni. Masyarakat yang kehilangan wilayah tinggalnya kini tersebar di pusat-pusat pengungsian sambil menunggu proses rehabilitasi.
Berita ini memperlihatkan bagaimana cuaca, infrastruktur, dan solidaritas sosial saling terkait dalam dinamika yang dihadapi Sumatra Utara saat ini.

