Ilustrasi. Longsor di Cisarua (Foto: PUSATBERITA.INFOFOTO/ABDAN SYAKURA)
PUSATBERITA – Bencana longsor yang melanda kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyisakan duka mendalam. Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat sebanyak 10 kantong jenazah telah dievakuasi dari lokasi longsor hingga Minggu (25/1). Dari jumlah tersebut, enam korban telah berhasil diidentifikasi, sementara empat lainnya masih dalam proses pencocokan data.
Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan, proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI (Disaster Victim Identification) dengan melibatkan pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, serta barang pribadi milik korban. Keluarga korban juga turut dilibatkan untuk mempercepat proses identifikasi.
“Tim gabungan terus bekerja maksimal meski medan di lokasi cukup sulit. Proses evakuasi dan identifikasi dilakukan secara hati-hati untuk memastikan seluruh korban dapat dikenali dengan benar,” ujar perwakilan Polda Jabar.
Baca Juga.
Berdamai dengan Sudewo, Pembelot Demo Pati Ahmad Husein Masuk Bidikan KPK
Sementara itu, upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
Polda Jabar mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Pemerintah daerah juga diminta segera melakukan langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya bencana susulan.
Tragedi longsor Cisarua ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan yang masih berlangsung.
