Tangkap layar video aksi adu jotos guru dan siswa di Jambi. (Foto: Dok. Pusatberita/Tangkap Layar)
PUSATBERITA – Kasus perkelahian antara seorang guru dan siswa di salah satu sekolah di Jambi yang sempat menghebohkan publik akhirnya dimediasi oleh pihak kepolisian bersama Dinas Pendidikan (Disdik). Mediasi dilakukan untuk meredam konflik sekaligus mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Peristiwa adu jotos tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menuai beragam reaksi dari masyarakat. Dalam video yang beredar, terlihat guru dan siswa terlibat cekcok hingga berujung kontak fisik di lingkungan sekolah, sehingga memicu keprihatinan publik.
Baca Juga.
Banjir di Pandeglang Kembali Tinggi Usai Diguyur Hujan, 4 Kampung Terendam dan 10 KK Mengungsi
Kapolres setempat menyampaikan bahwa pendekatan mediasi dipilih guna mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan, mengingat kedua pihak masih berada dalam lingkup dunia pendidikan. Mediasi turut dihadiri pihak sekolah, orang tua siswa, serta perwakilan Disdik.
“Tujuan kami adalah mencari solusi terbaik tanpa mengesampingkan aspek hukum dan pembinaan,” ujar pihak kepolisian.
Sementara itu, Disdik Jambi menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut. Disdik juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Dalam proses mediasi, kedua belah pihak disebut saling menyampaikan klarifikasi dan penyesalan atas kejadian tersebut. Kesepakatan damai pun menjadi salah satu opsi yang dibahas, dengan catatan tetap mengedepankan pembinaan terhadap siswa serta profesionalisme guru.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik di lingkungan sekolah, serta penanganan konflik secara bijak agar tidak berujung pada tindakan kekerasan yang merugikan semua pihak.
