PUSATBERITA – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengusulkan anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Usulan anggaran fantastis ini diajukan guna mempercepat perbaikan infrastruktur rusak serta memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
Banjir bandang yang terjadi sebelumnya menyebabkan kerusakan parah di berbagai sektor, mulai dari rumah warga, fasilitas umum, jalan, jembatan, hingga lahan pertanian. Ribuan warga terdampak, sementara aktivitas ekonomi lumpuh di sejumlah kecamatan.
Baca Juga.
Ancaman “Masalah Besar” dari Trump ke Iran, Ketegangan Global Kembali Memanas
Bupati Tanah Datar menyampaikan bahwa anggaran tersebut mencakup pembangunan kembali rumah warga, perbaikan infrastruktur vital, penanganan sungai, serta pemulihan sektor sosial dan ekonomi masyarakat. “Pemulihan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Dibutuhkan dukungan anggaran besar agar masyarakat bisa kembali hidup normal,” ujarnya.
Usulan anggaran Rp1,4 triliun tersebut diajukan kepada pemerintah pusat melalui BNPB dan kementerian terkait. Pemerintah daerah berharap mendapat dukungan penuh mengingat skala kerusakan yang terjadi cukup luas dan membutuhkan penanganan jangka panjang.
Sementara itu, proses pembersihan material lumpur dan puing-puing masih terus dilakukan oleh petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, serta relawan. Bantuan logistik juga terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Pemkab Tanah Datar mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi. Pemerintah daerah juga berkomitmen melakukan evaluasi dan penataan kawasan rawan bencana guna meminimalisir dampak serupa di masa mendatang.
