Jakarta, 22 November 2025 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang seiring masuknya puncak musim hujan.
Dalam surat edaran yang dikirimkan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Kemendagri meminta seluruh daerah melakukan langkah antisipasi dini, terutama di wilayah yang memiliki sejarah bencana hidrometeorologi.
Peningkatan Koordinasi di Daerah Rawan
Kemendagri menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi antarinstansi, termasuk dengan TNI, Polri, BMKG, dan stakeholder kebencanaan lain. Koordinasi ini bertujuan memastikan informasi cuaca ekstrem dapat diteruskan ke masyarakat secara cepat dan akurat.
Selain itu, BPBD diminta mengaktifkan posko siaga 24 jam di daerah rawan banjir dan longsor, terutama di kawasan dataran rendah, bantaran sungai, dan lereng pegunungan.
Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi
Dalam imbauannya, Kemendagri juga menekankan pentingnya kesiapan sarana evakuasi. Daerah diminta memeriksa kembali ketersediaan perahu karet, alat komunikasi darurat, logistik dasar, serta jalur evakuasi bagi masyarakat.
Damkar di seluruh Indonesia diminta turut memperkuat kesiapsiagaan, khususnya dalam membantu proses penyelamatan dan penanganan keadaan darurat di lokasi terdampak banjir maupun tanah longsor.
Peran Pemerintah Daerah dan Edukasi Publik
Kemendagri juga mengingatkan kepala daerah untuk mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk:
- Mengimbau warga tidak tinggal di bantaran sungai yang berpotensi meluap
- Membersihkan saluran air dan drainase lingkungan
- Menghindari aktivitas di daerah tebing yang rawan longsor
- Mengikuti peringatan dini BMKG
Edukasi publik dianggap penting untuk mengurangi korban dan kerugian material yang sering terjadi akibat keterlambatan informasi maupun minimnya kesiapan warga.
Respons Masyarakat Diharapkan Lebih Cepat
Dengan meningkatnya intensitas curah hujan di berbagai wilayah, Kemendagri berharap seluruh pemerintah daerah bergerak cepat dalam melakukan pencegahan dan penanganan. Pemerintah pusat menegaskan kesiapan mendukung daerah jika terjadi keadaan darurat.
Imbauan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, sekaligus memastikan setiap daerah memiliki langkah mitigasi yang memadai untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

